Tim CIAT Kunjungi KPMP Sahabat Tani Nusantara di Lampung Tengah
International Center for Tropical Agriculture (CIAT) mengunjungi lahan demplot KPMP Sahabat Tani Nusantara untuk menilai perkembangan singkong di Lampung Tengah. Temuan utama: tantangan terbesar bukan di riset, tapi di implementasi.
Kami dengan bangga menyambut kunjungan tim dari International Center for Tropical Agriculture (CIAT) ke lahan demplot KPMP Sahabat Tani Nusantara di Bandar Mataram, Lampung Tengah.
Tujuan Kunjungan
Kunjungan ini bertujuan untuk menilai kondisi aktual pengembangan singkong di Lampung Tengah, termasuk:
- Evaluasi varietas unggul yang sedang dikembangkan
- Penilaian praktik budidaya di tingkat petani
- Identifikasi kesenjangan antara potensi genetik dan hasil aktual di lapangan
Temuan Utama
Insight paling berharga dari diskusi bersama tim CIAT:
"Tantangan utama bukan ada di riset, tapi di implementasi."
Genetika unggul saja tidak cukup. Dibutuhkan sistem pendukung yang solid: praktik budidaya yang konsisten, input yang terstandarisasi, dan rantai pasok yang terintegrasi agar inovasi riset benar-benar memberikan dampak nyata di lapangan.
Implikasi untuk Program Kemitraan Kami
Temuan ini memperkuat pendekatan KPMP Sahabat Tani Nusantara yang tidak hanya fokus pada penyediaan bibit unggul, tetapi juga pada:
- Standardisasi praktik budidaya melalui pelatihan rutin
- Monitoring berkala oleh tim agronomi lapangan
- Integrasi rantai pasok dari lahan hingga pabrik
Langkah Selanjutnya
Kami berharap kolaborasi dengan CIAT dapat berlanjut, khususnya dalam pengujian varietas singkong baru yang lebih adaptif terhadap kondisi tanah Lampung dan tahan terhadap perubahan iklim.
Terima kasih kepada tim CIAT atas kunjungan dan diskusi yang sangat berharga ini.
#Cassava #Agriculture #SupplyChain #Sustainability #AgriTech #Indonesia #Collaboration